Update Peraturan Pertanahan
Selesai mengunggah file-file Peraturan Kepala BPN Tahun 2010, plus file-file kiriman Bapak Idham Khalik. Bisa dilihat di Himpunan Peraturan Pertanahan.
Sempat terjadi kecelakaan saat mengedit daftar peraturan, sehingga terpaksa harus mengetik ulang sebagian… TT_TT Untung masih bisa dipulihkan.
Moral cerita: hati-hati bermain dengan editor blog yang menawarkan fitur WYSIWYG … Kalau mau main-main, siapkan backup!
Buku Alamat BPN Edisi 2010
Buku Alamat BPN Edisi 2010 telah diunggah ke halaman Buku Alamat BPN. Berisi data sampai dengan akhir Januari 2010. Format PDF, gratis.
Update Peraturan Pemerintah
Menambahkan empat Peraturan Pemerintah Tahun 2010 di halaman Himpunan Peraturan Perundang-undangan Pertanahan.
Update Peraturan Pertanahan
Mohon maaf atas postingan yang garing ini. Saya cuma ingin memberitahu kalau ada tambahan 15 Instruksi Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional dan 34 Peraturan Menteri Dalam Negeri di halaman Himpunan Peraturan Perundang-undangan Pertanahan. Sampun mekaten mawon. Nuwun.
Edit 13 Februari 2010: plus 57 Peraturan Pemerintah.
Update Peraturan Pertanahan
Menambahkan 17 Surat Edaran Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional di halaman Himpunan Peraturan Perundang-undangan Pertanahan.
Update Peraturan Pertanahan
Menambahkan 22 Keputusan Menteri Dalam Negeri dan 26 Keputusan Presiden di halaman Himpunan Peraturan Perundang-undangan Pertanahan.
Mengunggah gambar dengan Windows Live Writer
Sudah set FTP-nya, tinggal post saja, gambar otomatis terunggah di direktori wp-content/uploads.
Trojan Win32/PSW.OnLineGames.NNU
Komputer #2 dikunjungi trojan lagi. Mungkin karena saya lupa install patch 958644. Nama trojannya Win32/PSW.OnLineGames.NNU. Tidak terdeteksi oleh antivirus ESET Nod32, tapi deskripsinya bisa ditemukan di situs ESET dan BitDefender. Ciri-cirinya ditemukan file herss.exe dan cvasds[random].dll di direktori %TEMP%. File herss.exe juga muncul di entry startup. Dan seperti yang lainnya, trojan ini juga menyembunyikan file beratribut hidden di explorer serta menghidupkan autorun.
Akhirnya bisa dibasmi manual. Pertama-tama saya install patch 958644, hapus herss.exe dari entry startup, hapus file C:\autorun.inf dan C:\nsd0q.exe (atau apapun nama file exe aneh yang muncul di direktori root), hapus %TEMP%\herss.dll dan terakhir hapus %TEMP%\cvasds[random].dll.
Sedikit kendala karena file %TEMP%\cvasds[random].dll diinjeksikan ke semua proses. Saya hapus dulu semua file trojan, restart, kemudian coba lagi hapus file %TEMP%\cvasds[random].dll. Sukses. Tidak muncul lagi file C:\autorun.inf dan komputer #2 tidak lagi menulari flashdisk yang ditancapkan.
Bleh.
Microsoft Resmi Meluncurkan Windows 7
Microsoft akhirnya resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya, Windows 7. Produk ini diharapkan lebih berhasil dibandingkan pendahulunya, Windows Vista, dalam membujuk para pengguna PC untuk meninggalkan Windows XP. Dan menilik komentar-komentar positif dari mereka yang sudah mengunduh Windows 7 Release Candidate, termasuk saya, kelihatannya peluang Windows 7 memang cukup besar.
Windows 7 Professional full version dilepas dengan harga US$ 299, dengan upgrade dari Windows XP atau Vista di kisaran US$ 199. Windows 7 Ultimate dihargai US$ 319, dengan upgrade seharga US$ 219. Windows 7 Home Premium full version dibandrol seharga US$ 199 dengan upgrade di kisaran US$ 119.
Untuk kantor kami sendiri, pasangan Windows XP SP2 dan Office 2003 saat ini sudah mencukupi untuk pekerjaan sehari-hari dan tidak terlalu membebani hardware. Nampaknya upgrade ke Windows 7 belum diperlukan dalam waktu dekat ini.
Menghidupkan kembali Registry Editor
Pernah mencoba menjalankan regedit di Windows XP terus yang keluar malah pesan ini?

Jika sudah begini, tool-tool lain yang memanipulasi registry juga tidak bisa dijalankan. Contohnya seperti TweakUI dari Microsoft.

Kalau anda memiliki kewenangan sebagai administrator dan anda tidak pernah merasa menon-aktifkan Registry Editor, ada kemungkinan komputer anda terkena virus. Untuk mengaktifkan kembali Registry Editor, lakukan langkah-langkah berikut:
- Jalankan gpedit.msc melalui dialog Run. Akan muncul window Group Policy.
- Pilih menu Local Computer Policy \ User Configuration \ Administrative Templates \ System.
- Double click pada item Prevent access to registry editing tools. Akan muncul window berikut:

- Klik pada pilihan Disabled. Klik tombol OK.
Sekarang coba jalankan lagi perintah regedit. Registry Editor (semestinya) akan muncul.
